08 October 2010

Macam – macam Agama Di Dunia

Agama di dunia ini sangat bermacam macam. Namun pembagian agama di dunia ini dibedakan menjadi dua , yaitu :
1. Agama Samawi
Adalah agama yang turun dari langit seperti majusi, yahudi, nasrani dan islam
2. Agama Ardhi
Adalah agama yang diciptakan oleh manusia seperti budha, hindu, konghuchu, dll.
Agama yang ada di dunia ini antara lain :
• Alluk Todolo
• Baha'i
• Buddha
• Druze
• Hindu
• Islam
• Jainisme
• Kaharingan
• Katolik
• Kejawen
• Kepercayaan tradisional Tionghoa
• Konfusianisme
• Kristen Ortodoks
• Marapu
• Mormonisme
• Paganisme
• Parmalim
• Protestan
• Raelianisme
• Saintologi
• Shinto
• Sikh
• Taoisme
• Tollotang
• Yahudi
• Zoroastrianisme
• Dll
Sedangkan Agama yang tersebar di indonesia terdapat 6 agama besar yang sudah di akui oleh negara, yaitu agama Islam, Kristen (Protestan) dan Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Sebelumnya, pemerintah Indonesia pernah melarang pemeluk Konghucu melaksanakan agamanya secara terbuka. Namun, melalui Keppress No. 6/2000, Presiden Abdurrahman Wahid mencabut larangan tersebut karena dianggap bertentangan dengan Pasal 29 Undang-undang Dasar 1945 tentang Kebebasan beragama dan Hak Asasi Manusia. Ada juga penganut agama Yahudi, Saintologi, Raelianisme dan lain-lainnya, meskipun jumlahnya termasuk sedikit.

PEMAHAMAN MENGENAI AGAMA

Agama merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan sehari- hari. Agama merupakan undang undang diri yang seseorang yakini dalam mengerjakan setiap aktivitasnya. Agama juga merupakan benteng tingkah laku seseorang.
Dengan agama seseorang bisa mengetahui mana saja hal yang harus mereka kerjakan dan mana saja hal yang tidak panas bahkan tidak boleh ia kerjakan.
Dalm kehidupan sehari hari setiap manusia mempunyai pandangan berbeda beda, begitupun dengan agama. Setiap manusia memang dibebaskan untuk memilih agama yang menjadi kepercayaan nya. Apalagi di negara indonesia, agama merupakan hak mutlak bagi seluruh rakyat Indonesia.
PENGERTIAN AGAMA
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebhaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut.
Kata "agama" berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi". Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah “religi” yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.
Menurut ahli, falsafah barat dan islam agama diartikan sebagai berikut:
1. Emile Durkheim
Emile Durkheim sebagai salah seorang Sosiolog abad ke-19, Ia berpendapat bahwa agama adalah suatu pranata yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengikat individu menjadi satu-kesatuan melalui pembentukan sistem kepercayaan dan ritus. Melalui simbol-simbol yang sifatnya suci.

2. Falsafah Barat
Para pemikir Barat tidak sepakat dalam memberikan definisi agama, masing-masing mendefinisikan agama dari sudut yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan kepahaman mereka terhadap agama dangkal dan tidak adil terhadap Islam. Dalam Encyclopedia of Philosophy, philosof-philosof terkenal memberikan definisi masing-masing, ada yang mengatakan agama itu tidak lebih daripada konsep morality/ akhlak, ada juga yang mengatakan agama itu sesuatu yang menyentuh hal-hal ruhaniyyah/spiritual saja, ada pula yang mendefinisikan agama dengan ritual/upacara penyembahan.

3. Menurut Islam
Agama atau bahasa arabnya ad-Din berasal dari asal kata da ya na. Dalam kamus arab traditioanal ia memberikan banyak arti. Agama menurut sudut pandangan Islam sangat berbeda dengan persepsi Barat, agama dalam Islam adalah cara hidup, cara berfikir, berideologi, dan bertindak. Agama meliputi sistem-sistem politik, ekonomi, sosial, undang-undang dan ketata-negaraan. Agama berperan dalam membentuk pribadi insan kamil disamping juga membentuk masyarakat yang ideal, agama menitik beratkan pembentukan moral dan spiritual sebuah masyarakat tetapi tidak lupa juga membangun dan membina diri yang kukuh dan berwibawa dimata dunia.
Baca Tutorial Selanjutnya Mengenai Macam-Macam Agama

07 October 2010

E.R Model Dalam Basis Data


E.R Model
komponen E.R Model antara lain : Entity, Relation, Atribut , dan kardinalitas
1.       Entity
Entity adalah Segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia nyata, bisa berupa objek yang berdasarkan file yang disimpan atau bisa diartikan obyek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata.

Entity set adalah kumpulan dari entity yang sejenis
Entity set dapat berupa :
– Obyek secara fisik : Rumah, Kendaraan, Peralatan
– Obyek secara konsep : Pekerjaan , Perusahaan,
2.       Atribute
Attribute adalah segala sesuatu yang ingin diketahui dari suatu entity
1.       Atribute table
a.       Simple (atomic) attribut adalah attribute yang bernilai atomic (tidak dapat dipecah lagi)
b.      Key Atribute adalah kunci attribute yang unik yang membedakan antara record yang satu dengan record yang lain
Ex.  Umur, Jenis Kelamin dst
c.       Composite attribute adalah attribute yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute
Ex.  Nama (Nama Depan, Nama Tengah, Nama belakang) dst
d.      Singgle Value Attribute adalah nilai dari suatu attribute yang hanya mempunyai nilai satu (single) nilai dari attribute yang bersangkutan
Ex.  Setiap Pegawai hanya mempunyai nilai satu (single) attribute “umur (15 tahun)”
e.      Multivalued Attribute adalah nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang bersangkutan
Ex. Setiap Mobil bisa mempunyai banyak (multivalued) atrribute “warna (putih, merah, dst)”
f.        Store Attribute adalah attribute yang harus disimpan dalam database
Ex.  NIP, Nama dst
g.       Derived Attributte adalah attribute yang tidak harus disimpan dalam database
Ex. Total
h.      Null Value adalah atrribute yang tidak mempunyai nilai (value)
Ex.  Pegawai yang tidak mempunyai No. Telp Rumah
i.         Complex Attribute adalah attribute lengkap yang mempunyai multivalued dan composite attribute
Ex. (AlamatTelp {Telp (Kodearea, NoTelp) }, Alamat (AlamatJalan (No,Jalan,NoBlok),Kota,Negara,Kodepos))}
Dimana   ( )  = Composite Attribute
               { } = Multivalued Attribute
2. Atribute  kunci/  key
Super key adalah satu atau lebih atribute yang dapat membedakan setiap baris data secara unik.
Primary key adalah satu data atau lebih yang tidak hanya dapat mengidentifikasi secara unik suatu kejadian secara sfesifik tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entitas.
Candidate_key adalah merupakan kumpulan field / atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah table secara unik.Sebuah Candidate-key tidak boleh berisi atribut ataukumpulan atribut yang telah menjadi superkey yang lain. Jadi sebuah Candidate-key pasti superkey, tapi belum tentu sebaliknya.

Foreign key adalah suatu atribute atau lebih yang melengkapi suatu relation yang menunjukan ke induknya.


3.       Relationship
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Berupa kata kerja.
 Relationship set adalah kumpulan relationship yang sejenis.
4.       Kardinalitas
Hubungan antarentitas ditandai pula oleh derajat kardinalitas. Fungsi dari derajat kardinalitas ini adalah untuk menentukan entitas kuat dan entitas lemah. Tiga jenis derajat kardinalitas adalah :
(1)  One to one, dilambangkan dengan 1 : 1
(2)  One to many, dan sebaliknya, yang dilambangkan dengan 1 : M dan sebaliknya
(3)  Many to many, dilambangkan dengan M : M atau M : N
Entitas dengan derajat kardinalitas 1 adalah entitas lemah sehingga entitas tersebut boleh digabung saja dengan entitas yang kuat (derajat kardinalitas M).
Misalkan kalimat bolak-balik berikut ini :
“Satu mahasiswa memiliki satu kelas”
“Satu kelas memiliki lebih dari satu (banyak) mahasiswa”
Kata (entitas) “KELAS” selalu disebut dengan kata “satu”, sedangkan kata (entitas) “MAHASISWA” pernah disebut dengan lebih dari satu (banyak). Maka, di file MAHASISWA boleh berisi atribut KELAS, dan KELAS tidak perlu menjadi file sendiri.
(4) Gabungan/ kombinasi ketiga bentuk di atas, misalkan many to many to many. Tapi, di sini tidak akan dibahas secara lebih lanjut. Contoh :
Weak entity
 Weak Entity adalah suatu Entity dimana keberadaan dari entity tersebut tergantung dari keberadaan entity lain. Entity yang merupakan induknya disebut Identifying Owner dan relationshipnya disebut IdentifyingRelationship. Weak Entity selalu mempunyai Total Participation constraint dengan Identifying Owner.